Plagiat Lebih Kejam daripada Artikel Ganda

Oleh: Muhammad Imam Subkhi Pembahasan mengenai masalah artikel ganda di koran ini dalam beberapa minggu ini semakin menarik saja. Berbegai perdebatan muncul baik itu kecaman maupun (sedikit) pembelaan kepada pelaku artikel ganda. Memang secara etika, dalam pandangan saya artikel ganda tidak dibenarkan. Namun secara hak, perilaku ini bukanlah sebuah pembajakan atau plagiat Hak Atas Kekayan [...]

Silent Election

13 Desember 2003 Pemilihan umum (pemilu) 2004 merupakan hasil seleksi alam dari partisipasi partai poltik (parpol). Fenomena tersebut menguntungkan dari sisi pemetaan kualitas dan respon kekuatan politik yang ada di Indoensia secara umum. Jumlah papol sebanyak 24 jauh lebih signifikan dalam membentuk kualitas demokrasi daripada pemilu sebelumnya. Hampir separuh jumlah parpol peserta pemilu tahun 1999. [...]

Mendoakan Kesembuhan Soeharto

13 Mei 2006 Oleh: Muhammad Imam Subkhi Delapan tahun sudah rezim orde baru tumbang oleh gerakan reformasi. Pemerintahan pun telah berganti sebanyak empat kali. Namun berbagai permasalahan yang mengekor atas tumbangnya rezim otoriter tersebut belum terselesaikan. Kasus-kasus KKN, pelanggaran HAM, ,Tragedi Trisakti dan berbagai kasus alinnya seolah terlupakan. Di sisi lain, aktor utama rezim Orde [...]

Kekerasan dalam OSPEK

M. Imam Subkhi 23 Agustus 2004 Kehadiran mahasiswa baru pada tiap perguruan tinggi setiap tahunnya akan disambut dengan berbagai acara oleh mahasiswa seniornya. Acara seperti OSPEK (Orientasi Studi Pengenalan Kampus), MK (Malam keakraaban) atau acara-acara lainnya adalah acara yang ditujukan untuk menyambut kahadiran mahasiswa baru. OSPEK dan acara penyambutan sejenisnya sepertinya selalu menjadi momok bagi [...]

Utopia Kiliah Murah di PTN

15 Agustus 2004 Oleh: Muhammad Imam Subkhi Pendaftaran mahasiswa baru baik di perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS) telah dibuka. Para lulusan sekolah menengah beramai-ramai mendaftarkan diri baik melalui SPMB maupun jalur khusus di PTN dan seleksi pada PTS. Pihak pengelola pendidikan tinggi pun melakukan berbagai terobosan baru dalam mendapatkan mahasiswa baru. [...]

Politisi Busuk atau Keteledoran KPU?

10 Agustus 2004 M. Imam Subkhi Menarik apa yang diungkapkan Veronika Kusuma Wijayanti dalam tulisannya Kesalahan Terbesar Sejarah, 9 Agustus 2004 pada koran ini. Veronika mengetengahkan idenya mengenai 257 caleg terpilih bermasalah sebagai hasil banalisasi. Dalam hal ini saya sepaham dengan apa yang diungkapkan oleh Veronika. Akan tetapi ketika seperti yang telah ditulisnya, negeri ini melakukan pembersihan [...]

Masihkan Guru di Gugu dan Di Tiru?

M. Imam Subkhi 6 Agustus 2004 …Aku diajari bahwa Washington tidak pernah berdusta, Aku diajari tentara tidak gampang mati, Aku diajari bahwa setiap orang punya kebebasan, Begitulah yang diajarkan guruku… Sajak diatas adalah sedikit cuplikan dari lagu Tom Paxton yang dikitip Paulo Freire dalam bukunya Politik Pendidikan. Ini menarik sekali untuk mencermati pemberitaan mengenai unjuk [...]

Lemahnya Isu Sipil-Militer

M. Imam Subkhi 27 Juli 2004 Pemilu presiden putaran pertama menampilkan banyak isu. Mulai sipil-militer, anti Orde Baru dan sebangainya. Isu sipil-militer pada pemilu presiden putaran pertama kurang begitu populis dikalangan grass root. Ini nampak dalam hasil Pemilu Presiden putaran pertama lalu yang menempatkan SBY-JK sebagai pasangan yang bisa dipastikan meraup dukungan tertinggi. Sedangkan Megawati-Hasyim Muzadi berada [...]

Saat Golput Menjadi Pilihan

M. Imam Subkhi 13 Juli 2004 Pemilihan presiden tahap pertama 5 Juli 2004 telah usai. Gambaran siapa saja calon yang akan lolos ke putaran kedua semakin jelas. Seperti yang diperkirakan banyak orang, SBY-Kalla akan melewati putaran pertama dengan mudah. Sementara itu, duet Mega-Hasyim meraup suara yang signifikan jika dibanding dengan perolehan PDIP dalam Pemilu legislatif [...]

Menegaskan Kembali Hubungan Sipil-Militer

M. Imam Subkhi 2 Juni 2004 Di tengah hiruk-pikuk percaturan nasional menuju kursi kepresidenan sekarang ini, semakin memanas saja. Dari kelima pasangan capres yang bersaing, dua diantaranya berasal dari purnawirawan militer berpangkat jendral. Hal ini memicu banyak perdebatan dalam masyarakat mengenai dikotomi capres dari kalangan sipil-militer. Manufer-manufer isu menentang berkuasanya kembali militer di Indonesia begitu [...]

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.